Tanah Samping Lebih Rendah

 

 
 

 

Kali ini pengembangan pada lahan berkontur (memiliki kemiringan tanah), dimana ia memiliki sisi positif maupun negatif. Sisi positif, kita bisa bermain-main dengan ketinggian tanah, sehingga ruang terasa dinamis dengan adanya peninggian atau penurunan lantai. Sisi negatif, apabila ruang yang ada terbatas, kita kehilangan ruang karena adanya tangga dan sebagainya. Bila penghuni memiliki anak kecil atau lanjut usia, lahan yang tinggi dan rendah bisa menjadi tempat yang membahayakan.

Usulan : lahan yang rendah dijadikan sebagai pintu masuk, carport, foyer/ruang tamu, ruang makan, dapur, ruang cuci/jemur dan setrika. Sedangkan ruang tidur, kamar mandi, ruang keluarga di area yang lebih tinggi.

Agar rumah tidak terasa sempit, antara ruang makan/dapur dengan ruang keluarga tidak perlu diberi pembatas dinding. Bisa dipasang railing sebagai pembatas visual dan pelindung agar tidak jatuh antara ruang yang tinggi dan ruang yang lebih rendah. Ruang-ruang yang kecil seakan-akan menjadi satu dan terasa lebih luas. Apalagi bila tidak dipasang plafon horizontal, tetapi mengikuti bentuk atap, menjadikan ruangan terasa lebih luas lagi, dan sirkulasi udara lebih leluasa.

Untuk tangki air (tandon) bisa dibuat tower/menara air di atas ruang cuci setrika. Septic tank sebaiknya berada di halaman depan, dekat jalan, sehingga memudahkan bila dilakukan penyedotan oleh mobil penyedot. Letak septic tank bisa di depan ruang tidur anak atau di bawah carport.

inspirasi : Tabloid RUMAH Edisi 62