Rumah berukuran 6,8 m x 7 m ini berdiri di atas tanah warisan keluarga yang telah dibagi-bagi. Penyusunan ruang yang optimal ternyata mampu membuat rumah super mungil ini nyaman untuk ditinggali. Lokasi : Kediaman Nurlaela (H. Helmani), Jalan Bangka, Jakarta Selatan. Sang arsitek, Mukti Andriyanto dari Selaras Imaji Satu, mengutak-atik lahan yang tak lebih dari 50m2 ini hingga mampu memuat 3 buah kamar tidur, ruang tamu, dapur, ruang makan, ruang TV, 2 kamar mandi, ruang pembantu, gudang dan ruang servis. Agar pemakaian sekat berkurang, ruang-ruang publik dijadikan satu. Ruang tamu, ruang makan, dan dapur di lantai 1 berada dalam satu area yang sama. Sementara ruang privat seperti kamar tidur dan kamar mandi tetap terbatasi oleh dinding. Di lantai 2, agar bisa mendapatkan ruang lebih banyak, digunakan struktur kantilever (gantung) sepanjang sekitar 1,2 m. Jadi area di lantai atas bisa lebih besar daripada di bawah sehingga bisa dibuat 2 kamar tidur dengan kamar mandi, 1 ruang TV plus 1 kamar pembantu. Di loteng terdapat gudang besar sebagai tempat penyimpanan, berukuran 4,5 x 5 m. Agar tidak lembab gudang di loteng ini dibuatkan banyak bukaan. Bukaan ini sekaligus bisa mendinginkan hawa di atap, serta mampu membuat adem ruang-ruang di bawahnya. [NEXT] (dikutip dari Tabloid RUMAH Edisi 108-IV) |
|